Apologia

by saukani muhammad

Aku hanya bisa merunduk di sudut kamar malam ini. Sungguh seandainya bisa aku tukar seluruh sisa hidup ku dengan semenit saja kau memandang ku seperti dulu, yang penuh cinta dan kasih sayang. Pasti akan ku tukar.

Karena bagaimanapun, yang tersisa sekarang hanya perih.
Perih yang takkan mampu aku tahan.

Mengingat kembali pertemuan tadi sore,  saat kau bilang “Sudah, cukup. Jangan paksa aku”. Aku sadar, aku telah benar-benar menenggelamkan kita ke dasar laut. Hingga tak ada lagi yang tersisa.
Aku benar-benar menghancurkan mu. Menghancurkan kita.

Tak ada lagi tatapan mata yang berkilat kilat dari kedua bola mata mu saat memandangku. Hanya ada tatap penuh luka. Tak ada lagi senyum merekah tersungging dari bibir mu. Hanya ada senyum sekenanya.

Mungkin bagimu penyesalan berkurang arti dan makna nya hanya karena semuanya datang erlambat. Tapi aku benar-benar menyesal atas apa yang aku perbuat.

Aku cinta kamu, maaf telah meninggalkan luka. Na.

Advertisements