Manners Maketh Man!

by saukani muhammad

“Manners maketh man!” – Harry in the Kingsman The Secret Services

Tak dapat dipungkiri, dengan semua kemajuan yang diperoleh manusia di era modern, manusia yang hidup  di masa sekarang tentu merasa lebih maju dan lebih baik ketimbang mereka hidup di masa lampau.
Namun tidakkah sadar bahwa semua kemajuan ini nampak hanya sebuah ilusi, karena peradaban manusia tidak pernah benar-benar maju, bahkan bisa dikatakan sebuah kemunduran.

Kehidupan individualistis semakin meningkat, tenggang rasa semakin tergerus, toleransi cuma basa basi.

“Bagaimana kalau ternyata puncak peradaban manusia adalah saat awal munculnya penghuni Bumi? Dan kehidupan semenjak itu hingga hari ini adalah kemunduran?” tweet @dajjalsdiary

Disadari atau tidak, diakui atau tidak. Manusia modern sekarang terjebak dengan kehidupan dimana suatu nilai hanya diukur dengan konsepsi materil.
Alhasil, semuanya cenderung diukur dengan materi : yaitu benda ataupun sesuatu yang tampak.

Its about  fancy cars, branded clothes or shoes, premium watches, latest smartphone, elite schooling, or the things born into it just like family background and royal blood

Ya, semua hanya tentang mobil mewah, pakaian branded, jam premium, ponsel terbaru, sekolah elit atau hal yang didapat sejak lahir seperti latar belakang keluarga.

Dengan semua hal tersebut, manusia lupa dengan hal lain yang menyusun diri nya sendiri. Yang mana semua itu ternyata tidak dapat dibeli oleh uang.

Dia adalah adab, tatakrama, moral, integritas, respect, kasih sayang, karakter, kepercayaan

Sadarkah, dengan semua hal yang kita miliki, tapi tanpa adab, tatakrama, moral, integritas, respect, kasih sayang, karakter, kepercayaan dan lainnya.
Kita hanya seperti sebuah papan advertising berjalan.
Nuff said 🙂

Advertisements