Mi4i, The Hottest One (Unboxing & Review)

by saukani muhammad

Peringatan :

Ini bukan review pro yang biasa dibuat oleh pakar gadget yang bahas spec dan tech secara ilmiah. Review ini dibuat hanya sekedar untuk membagikan pengalaman saya ketika mengenggenggam device Xiaomi paling hot tahun ini. Kenapa disebut hot? Dalam waktu 11 menit saja, Mi4i terjual 10000 unit saat flash sale pertama di mi.com 26 mei 2015.

Namun, karena saya tipe orang yang tidak penyabar untuk beli saat flash sale yang biasa dilakukan setiap hari selasa (di bulan juni) dan ga mau nunggu proses pengiriman, akhirnya saya pun beli offline dengan harga lebih mahal :’) *jadi curhat*

Prolog

Mi4i adalah handphone android pertama yang saya miliki, sebelumnya saya merupakan iOs user yang mengagungkan Apple Inc sehingga tidak pernah tertarik dengan android device.
Dan ternyata move on ke Android malah memilih Xiaomi, yang notabane nya tidak pernah terpikir sebelumnya.
Bayangkan nama nya terlalu Chines, jangan kan scouting, melirik pun enggak. Persepsi nya pasti hp murahan.
Sampai akhirnya saya memegang sendiri Mi 4 punya teman kantor, flagship Xiaomi dan versi kakak dari Mi4i suskes mebuat saya jatuh hati. *backsound Raisa – Jatuh Hati*
Okay, udahan dulu curcolnya, saat nya kita unboxing dan review.
Walau saat unboxing ditemani sales support gerai yang menjual mi4i untuk mengecek device yang baru saya mahari, tetap saja unboxing Mi4i merupakan pengalaman yang menyenangkan. :’)

Taraaaa***

Penampakan dus Miforai

Tarak dung cess, unboxing dimulai.

Pandangan pertama, awal aku berjumpa Miforai

Ada devices, adaptor, usb, sim ejectror, panduan manual dll

Desain Body
Desain body Mi4i sukses membuat mata berbinar-binar. Saat pertama kali membuka dus dan melihat body nya yang slim dan elegan dengan desain unibody, Mi4i sukses memukau pada pandangan pertama. Backcase nya yang matte pun sangat lembut dan anti minyak/sidik jari. Body berbahan polycarbonate dengan ukuran 5 inchi membuat miforai cukup ringan dan sangat pas banget ketika digenggam. Hanya saja harus hati-hati, karena backcase nya yang mulus kaya Chelsea Islan membuat Miforai agak licin saat dipegang.

Please welcome, Miforaaaaaiii

Layar
Saya pun menyalakan miforai untuk pertama kali, dan taraaaa layar IPS HD 5inchi yang katanya buatan Sharp/JDI dengan 1080 x 1920 pixels (~441 ppi pixel density) sukses membuat sumringah kang mas. Tajeeeeeem banget warna nya :’), Layar Mi4i yang katanya mampu menampilkan 95% warna yang ada dalam spektrum warna NTSC benar benar brilian untuk kelas harga dibawah 3 juta. Mi4i ini pun mempunyai fitur Sunlight Display, yang membuat kontras layar akan menyesuaikan saat berada dibawah sinar matahari, sehingga tidak perlu atur brightness saat berada dibawah sorotan matahari. Ajebs

layar tajem, kayak silet :’)

Interface
Interface Xiaomi yang disebut MIUI ini lah menjadi salah satu faktor utama anak iOS move on ke Android, setidaknya saya. Dengan MIUI v. 6 berasa reuni dengan iOs. Hikss. Terlebih MIUI v.6 ini dikembangkan di Os terbaru Android Lollipop. Namun saya sendiri belum menguasai fitur lebih jauh karena merupakan anak baru dari AndrodiGank. hahaha

UI nya cucoks.. :’)

Dapur Pacu
Berbeda dengan beberapa pengalaman beberapa teman saat menjajal Mi4i ada sedikit lag, Prosessor Qualcomm Spnapdragon 615, Octacore up to 1,65 Ghz dan RAM 2GB membuat  operasional sangat smooth dan tidak ada kendala apalagi force out saat multitasking pemakaian normal dan game COC. Hanya saja mungkin karena prosessor Naga ini dibalut dengan body yang slim kadang rada hangat-hangat saat gaming. Namun masalah ini katanya bisa diatasi dengan upgrade firmware.

Battery Life
Battery Mi4i yang berkapasitas 3120mAh memang sungguh impresif. Dengan pemakaian normal (wifi/mobile data, sosmed, chatting, browsing dan game COC) tahan seharian tanpa harus ngecharge ulang. Full charger pagi, tahan sampai malam dan bahkan subuh besoknya. So, saat memakai mi4i sehari-hari kita tidak perlu bawa charger kemana-mana atau charge lewat powerbank, awet ngets.

Terlebih dengan teknologi quickcharge, dengan charger output 2000mAh membuat proses charging sangat cepat.

Dual Sim LTE
Fitur Dual Sim merupakan salah satu nilai plus Mi4i, karena pada jaman sekarang orang banyak memakai dua kartu, satu kartu pribadi (nelpon dan sms) dan satu lagi untuk paket data. Tidak terkecuali saya, dibanding dibanding isi ulang paket mahal, mending beli perdana internet sistem pake-buang yang lebih ekonomis. Huahaha. Terlebih sudah Dual SIM LTE, kelebihan ini sangat bermanfaat.

Kamera
Sampai juga akhirnya ke fitur pamungkas Miforai yang memukai, yaitu kamera. Satu kata untuk kamera Miforai, gokiiiiiiiiillll! Kamera belakang 13 MP f/2.0 dengan sensor dari Sony/Samsung membuat para penggiat mobilephotography tidak salah pilih saat membeli Miforai. Selain fitur-fitur auto focus, hdr, panorma, atur iso ada juga pilihan manual untuk membuat shot lebih mancebs. Kamera depan 5 MP pun membuat selfie ganteng maksimal hahaha.

Hasil tangkapan kamera akan di post segera ya
Kesimpulan

MI4I sangat worth it to buy!
Meski di ciptakan untuk kelas menengah yang dilepas dengan harga dibawah 3juta rupiah, Mi4i tampil sangat elegan dan berkelas.
Hanya saja kekurangannya kapasitas memory yang cuma 16GB  dan tanpa slot memory external membuat storage engap-engap, sehingga mesti cermat menggunakan storage.

Advertisements