Gelas Kaca Cinta

by saukani muhammad

Cinta tidaklah konstan. Kadang ia seperti iman..Ia bisa naik dengan menggebu pada suatu waktu, namun kadang juga bisa turun dengan lesu.

Mungkin karena itu Tere Liye berkata, untuk menjaga hubungan jangka panjang seseorang tidak akan mampu menghidupinya hanya dengan cinta saja. Namun juga perlu energi lain yaitu komitmen dan kepercayaan.

Ya aku setuju, namun tidak sepenuhnya setuju. Bukan terhadap konteks, namun hanya kurang setuju saja memberi sekat-sekat antara cinta, komitmen, kepercayaan atau apapun hal lainnya yang timbul karena cinta.

Karena bagiku semua itu merupakan suatu kesatuan.

Cinta adalah sesuatu yang rahasia. Yang terletak di dimensi rasa. Bicara tentang rasa, tentu berbeda antara satu dan lainnya. Siapapun tidak mungkin bisa mengungkap apa itu cinta. Apalagi hanya menguraikan dengan kata-kata atau prasangka. Seseorang akan perlu media untuk mengungkapkan cinta. Mungkin inilah mengapa John Mayer menciptakan lagu Love is a verb. Love is ain’t a thing, love is a verb. Sehingga lahirlah komitmen, pengertian, perhatian, kepercayaan dan apapun itu sebagai wujud dari kisah cinta yang ada di dimensi rasa. Lantas apabila seseorang tidak mampu mengungkapkan dengan wujud yang mampu ditangkap indera manusia, bohong kalau dia mengaku cinta.

Kemarin mungkin saja kita sedang terbang tinggi. Bahkan bayangan kita pun iri bagaimana indahnya kita saling mencintai. Namun jangan pernah kau lupa, kita pun bisa saja berada pada titik terendah dalam kisah ini.

Lantas, seandainya kita terjeremba. Aku hanya ingin kita kembali mengingat bersama betapa bahagianya kita terbang melintasi batasan cakrawala yang sempat kita takutkan. Karena mungkin saja dengan ingatan itu kita mampu kembali ke permukaan.

 XO

Advertisements