Sabtu, Aku dan Dia

by saukani muhammad

Sabtu kali ini terlalu murung untuk hati yang berseri-seri.

Baru kali ini aku sangat menanti hari.

Dengan resah detik-detik berlalu.

Angin pun akhirnya menghantarkannya tepat di depan ku.

 

Tanpa berusaha mencoba, kami masuk ke dalam dunia yang hanya ada aku dan dia.

Lantas bagaimana bisa alam seakan bersedih saat aku sedang berbahagia?

Seakan tahu kalau aku mengurai tangis di dalam tawa.

Karena sekeras apapun mencoba terus bersuka cita,

Bathin akan selalu bertanya apakah kebahagiaan ini dapat terus terulang kembali? Ya sesederhana sabtu, aku dan dia…

Advertisements