Bahasa Kita

by saukani muhammad

Tidak semua orang bisa mengungkapkan apa yang dirasa melalu kata-kata sederhana yang dapat dimengerti oleh semesta. Walau sudah berupaya.

Sebagian lebih memilih menyampaikannya dengan tindakan ketimbang bermetafora. Sebagian lain memilih diam sehingga menimbulkan tanda tanya.

Namun, kata Salim A. Fillah ruh cenderung tertarik pada jenis ruh yang serupa.

Itukah mungkin kenapa kita mampu saling membaca walau tak mengeluarkan sepatah kata.
Tak ada tanya mengapa, kita hanya menyadari bahwa detak jantung ini ternyata seirama.

Dan anugerah itu aku sebut, Bahasa Kita.

Advertisements