You are the number ONE for me! Mom!

by saukani muhammad

20131222-065607 AM.jpg

Malam ini terasa lebih gelap, lebih gelap dari biasa nya. Mungkin lampu sudut kamar bersinar terang, namun sinar nya tidak cukup terang untung menyingkap kegelapan yang terasa di hati.

Menoleh kembali ke masa lalu, mungkin saat dada terasa sesak penuh akan permasalahan yang dihadapi, dekapan seorang mama bisa membuat sedikit lebih lapang.

Tak perlu berkeluh kesah, mama akan tau apa yang sedang dialami anak nya. Dan beliau pun tau bagaimana membuat anak nya merasa tentram saat bersamanya.

Seakan ini magic namun benar, cukup berada di dekat nya saja sudah akan merasa nyaman, aman, dan merasa penuh dicurahkan kasih sayang seolah sangat beruntung terlahir dari rahim nya.

Tapi sekarang semua nya terasa jauh berbeda, tak ada lagi sosok yang bisa mengangkat diri yang jatuh ini saat seluruh dunia mencoba menjatuhkan, tak ada lagi dia yang selalu bisa membuat tenang meski badai akan menghadang, dan tak ada lagi senyum sederhana yang dapat membuyarkan semua gundah gelisah…

Betapa berharganya mama.
Mungkin karena begitu berharga dan begitu besar peran nya bahkan Islam sangat memuliakan sosok nya.
Melalui mulut manusia paling sempurna, Nabi Muhammad SAW pun menyebut Ibu-Ibu-Ibu baru Bapak, saat ditanya siapa yang harus diberi perlakuan baik setelah Allah dan Rasul-Nya

dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anh berkata:
Seorang lelaki datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan bertanya:
“Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku layani dengan sebaik-baiknya?”
Baginda menjawab: “Ibu kamu.”
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Baginda menjawab: “Ibu kamu.”
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Baginda menjawab: “Ibu kamu.”
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Baginda menjawab: “Ayah kamu.”

…And you will know how much she means for you when she was gone!
Ya! saat dia sudah lebih dulu menghadap panggilan Allah SWT.

Seakan hati hancur berkeping-keping, ketika mengingat kamis sore hendak mengangkat takbir ashar adik tercinta menyela kalo Ibu sudah berpulang.

Kamu akan tau, tak ada bencana yang lebih besar daripada kehilangan Ibu. Dunia yang tadi nya berwarna seakan langsung menjadi abu-abu saat beliau dimakamkan.

21 tahun hidup bersama nya, 21 tahun juga setiap bangun tidur selalu ada dia di pagi hari menyambut selepas rehat.
Sekarang, seakan tidak percaya.
Dia yang selalu sabar dan tulus mengurus, menjaga, mengasihi, mencintai sudah menghadap ilahi.. hhhh sudah tidak bisa bilang apa apa.

Terkadang terenyut, jujur kesedihan ini bukan sedih karena takdir beliau dipanggil begitu cepat. Bukan. Justru kagum, karena beliau meninggal sore kamis menghadap Jumat. Iri rasanya meliat beliau disholatkan di mesjid sebelum sholat jumat, sangat banyak yang bersaksi kalo beliau “KHOIR” saat sholat jenazah.
Tapi kesedihan ini hadir karena telah menyadari bahwa belum bisa memberikan yang terbaik untuk nya. Masih belum bisa berbakti kepada, belum bisa sepenuhnya menyayanginya. Belum bisa membuat nya tersenyum dan bahagia. Pun masih banyak hal yang hendak dilalui bersamanya.

Berbagi kisah dengannya merupakan suatu hal yang paling dan sangat menyenangkan. Dan sangat paling dirindukan sekarang.

Hhh, rasanya ga bisa melanjutkan tulisan ini…

Sebagai bentuk bakti, seorang anak yang ditinggal orang tua cuma bisa memperbaiki diri menjadi pribaid lebih baik dan lebih berguna seperti yang dia harapkan dan hanya selalu mendo’akan nya. Dan semoga aku bisa. In the end, semoga beliau diampuni, disayang dan diberi rahmat serta dikasih tempat tinggal yang indah disana.

Semoga setelah berkumpul di dunia, juga berkumpul di surga.
Aamiiin…
Terimakasih ma, You are the best!
mungkin mama tidak meninggalkan kami harta, tapi mama meninggalkan kami ilmu yang berlimpah.
Terimakasih, semoga ilmu yang kami dapat bisa diamalkan dan kami sebarkan untuk menjadi pahala buat mama.
Kami sayang Mama, with love~

* * *

Terimakasih buat semua yang ikut menyelenggarakan pemakaman dan bahkan teman-teman yang juga ikut mengantar ke pemakaman.
Sentuhan kasih kalian gak akan pernah dilupakan.
Terimakasih juga buat yang sudah mendo’akan.
Berharap banyak, do’a dari kalian semua buat Ibunda tercinta, superhero Heldawati Binti Muhammad Yusuf.
Love you fii sabilillah!

* * *

Teman-teman yang Ibunda nya masih berada dipandangan, masih bisa untuk didekap lebih erat. Perlakukan dia lebih baik, lebih baik daripada memperlakukan diri sendiri. Karena terlalu banyak kebaikan yang telah diberikannya. Bahkan jikalau kebaikan itu ditulis, tidak bakal sanggup dirangkai oleh kata, seindah dan sebanyak apapun.
Ingaaat! Dia melebihi siapapun, Dia lebih baik dari siapapun. Dia yang takkan lari walau kalian diburu seluruh dunia, Dia yang selalu ada do’a didalam nafas nya, Dia yang selalu memikirkan kalian, Dia yang keringat, asi, pikiran, hati, waktu nya tulus diberikan untuk kalian.
You are the number One Ma!

Advertisements