Untukmu pemilik alam bawah sadar ku…

by saukani muhammad

20131016-095240 PM.jpg

Saat mengarungi laut yang luas.
Ada goda untuk mampir ke pulau-pulau yang indah yang telah ku lalui sepanjang lautan.

Meski sempat menoleh ke pulau yang menawarkan keindahan itu, ku coba kuatkan hati dan bersabar untuk tidak mampir dan menghentikan perahu ku disana.

Ku kibarkan kembali layar perahu, ku dayung lebih keras, lebih semangat.

Sembari mendayung perahu dengan semangat, tak lupa ku isi perbekalan untuk kehidupan nanti saat tiba di pulau yang dijanjikan-Nya.

Aku hendak belajar menuju mu karena Tuhan ku, agar saat kita sudah berada di pulau itu tak ada alasan bagi ku untuk pergi meninggalkan mu.
Karena aku bersamamu disana karena Tuhan ku.

Pun aku harap kau begitu.
Dayung lebih keras lagi, lebih semangat.
Agar kita segera sampai menuju pulau yang sudah di janjikan-Nya.
Jangan lupa isi juga perbekalan mu untuk kehidupan kita disana.

Tak perlu kau ragu hati ku.
Meski saling berjauhan, tapi dekat dalam ingatan..
Meski saling berpaling muka, namun kita dekat di dalam do’a…

Aku hendak kita seperti apa yang diujarkan Salim A. Fillah

“Allah menetapkan: aku pakaian bagimu, engkau pakaian bagiku. Saling menutupi, melindungi, menghangatkan dan menjelitakan. Bercahayalah taqwa.

Kita satu jiwa. Hanya sedang hinggap di jasad berbeda. Kita cermin satu sama lain; berkaca tiada henti, baikkan diri di hadapan Ilahi.”

Aku pun ingin kita seperti yang diujarkan dalam puisi Parmadi Djoko Darmono..

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana…
Dengan kata yang tak sempat disampaikan kayu kepada api yang menjadikannya abu…
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana…
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…

Advertisements